Smart Mastering, Rahasia Burung Jawara

Vitamin dan Mineral Untuk Burung

 

Kenapa Vitamin dan Mineral sangat penting untuk Burung?

Untuk apa pemberian suplemen Vitamin, Mineral dan Asam Amino untuk burung?

Apakah kandungan makanan yang kita selama ini kita berikan belum cukup untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan burung?


Di alam bebas, burung tidak butuh suplemen apapun, karena semua nutrisi atau kebutuhan dasarnya untuk nutrisi sudah di sediakan oleh alam. Seperti Vitamin, Mineral dan Trace Mineral dari makanan yang dikonsumsinya.

Akan tetapi, karena burung yang kita pelihara di rumah umumnya hanya diberi pakan standar, maka kebutuhan akan Vitamin dan Mineral kurang mencukupi kebutuhannya.

Dan oleh karenanya, burung perlu diberi makanan tambahan (vitamin, mineral, hormon dan asam amino).

Tentunya harus dengan takaran yang tepat, dan jangan sampai berlebih.

Vitamin di makanan Anak Burung


Suplemen adalah makanan atau nutrisi tambahan, contohnya seperti Vitamin (Multivitamin), Mineral (Multimineral) dan Asam Amino yang mutlak dibutuhkan untuk menjaga tubuh burung agar selalu prima.

Berikan Vitamin, Mineral dan Asam Amino yang sudah diramu dan diracik khusus untuk burung. Berikan secara rutin dan terjadwal (berkala).

Dosis atau takaran pemberiannya juga harus tepat.

Makanan Anak Burung


Selalu perhatikan tata cara penggunaannya. Karena pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, harus sesuai dosis dan aturan yang jelas.

Pemberian dengan dosis yang berlebih, akan berdampak buruk bagi kesehatan burung.

Vitamin, Mineral dan Suplemen adalah salah satu faktor penting dalam menjaga stamina dan kebugaran burung, agar burung dapat beraktivitas dan tumbuh dengan normal.

Burung yang kita rawat dan yang kita pelihara seperti burung Kenari, Lovebird, Anis Merah, Anis Kembang, Murai Batu, Kacer, Cucak Hijau (Cucak Ijo), Cucak Rowo, Cucak Jenggot, Kapas Tembak, Cendet, Tledekan, Cililin, Blackthroat, Herda Sanger, Mozambik, Finch, Branjangan, Parkit, Gelatik, Pelatuk, Pleci, Ciblek, Perenjak dan jenis-jenis burung berkicau lainnya, mutlak membutuhkan :


Vitamin yang dibutuhkan burung dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu Vitamin yang larut dalam lemak (fat soluble) dan Vitamin yang larut dalam air (water soluble).

Vitamin yang larut dalam lemak adalah Vitamin A, D, E dan K. Sementara Vitamin yang larut dalam air adalah Vitamin B1, B2, B3, B5, B6 dan B12 (biasa disebut dengan B Complex), Biotin, Folic Acid, dan Vitamin C.

Kebutuhan Vitamin berbeda-beda, burung membutuhkan lebih banyak Vitamin pada saat masa pertumbuhan anak burung (piyik), burung mabung, burung yang sedang dijodohkan, dan meloloh anak.

Vitamin yang larut dalam lemak karena mengendap bersama lemak, maka apabila kekurangan efeknya tidak segera terlihat, tetapi apabila berlebih resikonya lebih besar karena baru akan hilang pada saat lemak terbakar menjadi energi.

Oleh sebab itu harus hati-hati memberikan Vitamin yang larut dalam lemak.

Sebaliknya, Vitamin yang larut dalam air apabila kekurangan efeknya akan lebih cepat terlihat, tetapi kalau berlebih lebih kecil resikonya karena akan segera larut bersama urine.

Salah satu efek kelebihan Vitamin B Complex, misalnya akan berdampak pada bulu burung rontok dan burung mabung (ngurak) lebih cepat atau mabung (ngurak) tidak teratur.


1. Vitamin A

Vitamin A sangat berperan penting agar fungsi psikologis berjalan normal. Tetapi Vitamin A secara khusus sangat penting untuk pertumbuhan tubuh, reproduksi, daya tahan terhadap infeksi dan penglihatan.

Vitamin A banyak terkandung pada jagung, biji-bijian berwarna hijau, sayuran berwarna hijau dan minyak ikan. Kebutuhan burung terhadap Vitamin A /hari sebanyak 80-120 i.u (international unit).

Untuk burung yang akan masuk masa breeding dan mengalami gangguan liver akibat pemakaian antibiotik yang berlebihan, maka dosis Vitamin A perlu ditambah. Tetapi kalau untuk sehari-hari, kebutuhan Vitamin A cukup terpenuhi dari makanan bijian dan kacang hijau atau sayuran.

Pemberian Vitamin A yang berlebihan dapat berpengaruh pada pembentukan tulang yang tidak sempurna dan nyeri pada persendian.


2. Vitamin B Complex

Vitamin B Complex terdiri dari B1, B2, B3, B5 (panthothenic acid), B6, B12, Folic acid, Choline, Inositol dan PABA (paraaminobenzoic acid).

Pemberian B Complex secara berlebihan akan berdampak pada mabung lebih cepat atau mabung tidak beraturan. Sementara efek lain sejauh ini tidak terdeteksi karena mudah terbuang melalui air seni.


3. Vitamin C

Burung pada dasarnya dapat memproduksi sendiri Vitamin C yang dibutuhkan. Hal ini menimbulkan kontrovesi apakah perlu tambahan Vitamin C. Namun demikian, Vitamin C dibutuhkan dalam hal burung mengalami stress, pemulihan kerusakan pada jaringan (luka) dan meningkatkan daya tahan tubuh burung.


4. Vitamin D

Minyak ikan banyak mengandung Vitamin, termasuk Vitamin D dan penting sebagai suplemen untuk makanan. Namun demikian, perlu diperhatikan, minyak ikan yang terekspos sinar matahari atau udara akan menyababkan kandungan Vitamin yang ada akan lenyap secara cepat.

Vitamin D terbentuk di dalam tubuh dengan menggunakan prekursor sinar ultra violet dari matahari. Oleh karenanya burung perlu dijemur setiap hari agar proses pembentukan Vitamin D dapat berjalan dengan baik.

Kegunaan Vitamin D adalah untuk pengaturan kalsium, pembentukan tulang dan mekanisme ketahanan tubuh. Kebutuhan Vitamin D setiap hari adalah 20-30 i.u.

Dampak dari kekurangan Vitamin D tulang dada bengkok, bentuk telur yang tidak sempurna, tulang yang lemah, dan cangkang telur tipis. Namun demikian harus diperhatikan jangan sampai memberikan minyak ikan secara belebihan.


5. Vitamin E

Vitamin E dikenal juga sebagai Vitamin untuk kesuburan. Pada dasarnya semua biji-bijian mengandung Vitamin E yang cukup. Akan tetapi biji-bjian yang kualitasnya jelek kandungan Vitamin E nya akan rusak. Kombinasi antara Vitamin E, A, dan D bermanfaat untuk menjada kesuburan burung pejantan terutama yang sudah berumur.


6. Vitamin K

Kebutuhan Vitamin K dapat dipenuhi oleh burung dari makanan yang berwana hijau. Kegunaan Vitamin K adalah memperkuat pembuluh darah dan memperlancar peredaran darah.


7. Trace Elements atau Micro Elements

Trace element sangat penting untuk menjaga akar semua organtubuh berfungsi secara normal, namun jumlahnya sangat sedikit. Trace element yang penting adalah zinc, cobalt, copper, iodine, manganese, molybdenum, iron dan lain-lain. Trace elemen ini banyak terkandung dalam sayur-sayuran seperti kecambah, bayam. kangkung dan salada.


8. Macro Elemen

Berbeda dengan micro element, kebutuhan burung terhadap macro element cukup besar dan karenanya harus selalu tersedia setiap hari. Jenis macro elements yang paling dibutuhkan adalah Calsium (Ca) Phosporus (P), Sulphur (S), Sodium (Na) + Cloride (Cl). NaCl (Garam Meja).

Sumber utama macro elements adalah grit dengan komposisi cangkang kerang/cangkang telur (40%), batu merah 40%, garam 5 %, selebihnya bubuk tulang (ground bones).

Untuk melengkapi bisa ditambah dengan bubuk arang sebagai zat penyerap racun.

 

Artikel Tentang Burung Berkicau

 

Tips Perawatan Burung, Cara Merawat Burung dan Pemasteran Burung

 

Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung

Hotline Smart Mastering

Produk Suplemen Smart Mastering

Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh Burung

Apakah artikel ini menarik?
Mohon bantuannya untuk share ke teman-teman Kicaumania lain di FACEBOOK dengan meng-klik FB Share

Terima Kasih