0816 686 432

Penyakit Burung:

Tips Pencegahan, Pengobatan dan Perawatan Burung Sakit


Apa ada burung yang kebal penyakit?

Apa saja penyebab burung bisa sakit?

Bagaimana cara pencegahan dan cara mengobati burung yang sakit?


Mencegah burung jadi sakit, jauh lebih baik daripada mengobati burung yang sakit.

Hobi burung yang menyenangkan kadang kala membuat penghobi burung jadi stres apabila burung kesayangannya sakit, apalagi akhirnya berujung pada kematian (mati).

Beberapa tanda dan gejala burung sakit

Ada banyak jenis penyakit yang sering menyerang burung, seperti snot, pilek, suara serak, sesak nafas, berak kapur, berak hijau, mencret, luka, infeksi luka, burung lesu, burung kurus, ngantuk, tidak nafsu makan, nafsu makan menurun, lumpuh, gejala seperti sakit ayan atau tetelo, dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh bakteri gram positip (+) dan bakteri gram negatif (-).

Salah satu kunci utama perawatan burung adalah KONSISTENSI.

Ada beberapa hal penting yang harus selalu diperhatikan oleh penghobi burung supaya burung tetap sehat dan mencegah penyakit hinggap bersarang di tubuh burung.

Penyakit Burung Bakteri Burung


HAL PENTING TERSEBUT ADALAH :


1. SELALU PERHATIKAN KEBERSIHAN SANGKAR BURUNG.

Lantai Sangkar


Sebaiknya, kandang burung (sangkar burung) dibersihkan secara rutin setiap pagi.

Alas sangkar/lantai kandang yang kotor disikat dan dicuci bersih dengan deterjen, kemudian di jemur 15-30 menit di bawah terik matahari.

Agar lebih baik dan aman, semua ornamen kandang burung/sangkar burung, disemprotkan disinfektan dengan dosis yang tepat.

Disinfektan berfungsi membunuh bakteri, kuman penyakit, parasit, jamur, kutu dan virus (Virus flu burung/virus AI dan lainnya) yang merugikan kesehatan burung.


2. JEMUR BURUNG MINIMAL 15 MENIT, RUTIN SETIAP PAGI.

Jemur Burung


Mau burung selalu sehat?
Menjemur burung secara rutin dan konsisten adalah salah satu cara membuat burung tetap sehat.

Burung wajib dijemur minimal 15 menit setiap pagi. Waktu penjemuran burung terbaik mulai jam 07.00-10.00.

Kehangatan pagi dan sinar UV dari penjemuran tersebut sangat membantu tubuh burung untuk mengekstrak Pro Vitamin D3 yang ada di tubuh burung menjadi Vitamin D3.

Sinar UV, Alpha, Gamma, Beta, Theta dan lainnya sangat diperlukan tubuh burung untuk membentuk dan memproduksi hormon-hormon vital.

Contoh hormon vital tersebut antara lain adalah hormon pertumbuhan dan hormon reproduksi.

Disamping sebagai kebutuhan dasar biologis dan kebutuhan fisik, penjemuran atau menjemur burung juga berdampak besar terhadap psikologis burung.


3. BERIKAN MAKANAN DAN NUTRISI YANG TEPAT, SEIMBANG DAN BERKUALITAS BAIK.

Salah satu sumber penyakit pada semua makhluk hidup adalah makanan yang di konsumsi.

Begitu juga dengan burung yang sangat tergantung kepada makanan yang selalu kita berikan.

Disini, kita memang dituntut harus mengetahui dan paham tentang fisiologis burung yang kita rawat dan yang kita pelihara.

Berikan makanan dengan kandungan (komposisi) lengkap yang sudah teruji cocok untuk burung.

Cocok disini bukan berarti burung suka dan melahap habis makanan yang kita berikan.

Maksudnya adalah cocok dengan sistem metabolisme burung.

Kandungan (komposisi) nutrisi dari makanan tersebut harus memenuhi semua kebutuhan burung.

Selalu lakukan evaluasi dan pengamatan secara langsung setiap habis pemberian makanan kepada burung.

Jangan pernah ber-eksperimen dengan makanan burung apabila anda belum paham fisiologi burung.

Sebagai contoh, sistem metabolisme burung pemakan serangga sangat berbeda dengan sistem metabolisme burung pemakan buah.


4. BERIKAN SUPLEMEN VITAMIN MINERAL YANG BERKUALITAS BAIK SECARA RUTIN DAN BERKALA.

Untuk apa pemberian suplemen Vitamin, Mineral dan Asam Amino untuk burung yang kita pelihara?

Apakah kandungan makanan yang kita selama ini kita berikan belum cukup untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan burung?

Berikan Vitamin, Mineral dan Asam Amino yang sudah diramu dan diracik khusus untuk burung. Berikan secara rutin dan terjadwal (berkala).

Dosis atau takaran pemberiannya juga harus tepat. Selalu perhatikan tata cara penggunaannya.

Karena pemberian suplemen Vitamin, Mineral, Asam Amino Esensial dan suplemen lainnya, harus sesuai dosis dan aturan yang jelas.

Pemberian dengan dosis yang berlebih, akan berdampak buruk bagi kesehatan burung.

Suplemen (vitamin dan mineral) sangat dibutuhkan tubuh burung dalam masa pertumbuhan, penyembuhan sakit, masa burung mabung, bertelur, meningkatkan daya tahan tubuh di musim pancaroba dan lain-lain.


5. HINDARI BURUNG MENJADI STRES.

Umumnya stres pada burung adalah stres psikologis yang dapat mengganggu semua sistem yang ada di tubuh burung.

Banyak hal yang dapat menyebabkan burung jadi stres, antara lain:
Penempatan burung yang membuat burung menjadi merasa tidak aman, ketenangan dan kenyamanan burung terganggu, situasi lingkungan burung dan lain-lain.

Burung yang mengidap stres psikologis akan sulit sekali menjadi normal kembali.

 

6. BERI OBAT YANG TEPAT SESUAI PENYAKIT BURUNG.

Apabila burung sudah terlanjur sakit atau terjangkit penyakit, jangan panik.

Tempatkan burung yang sakit ditempat yang hangat dan hindari dari angin yang menerpa secara langsung.

Kenali dan diagnosa apa jenis penyakit burung tersebut, seperti sakit snot, pilek, suara burung serak, burung sesak nafas, berak kapur, berak hijau, mencret, luka, infeksi luka, burung lesu, burung kurus, ngantuk, burung tidak nafsu makan, nafsu makan burung menurun, burung lumpuh, burung seperti sakit ayan atau sakit tetelo, dan penyakit burung lainnya.

Mendiagnosa gejala awal atau mengenali penyakit burung ini menjadi sangat penting untuk memudahkan pemberian obat yang tepat untuk burung.

Konsultasikan penyakit burung tersebut dengan orang yang benar-benar paham tentang penyakit burung.

Supaya mendapatkan rekomendasi obat burung yang cocok dan tepat untuk mengobati burung sakit tersebut.

Segera obati burung dengan obat burung yang tepat, unsur obat burung umumnya berasal dari antibiotik.

Penggunaan obat antibiotik harus tepat, dosis yang benar. Penggunaan antibiotik yang salah akan berpotensi menyebabkan efek resistan atau kebal di tubuh burung.

Jangan pernah ber-eksperimen dengan obat burung, apabila tidak paham tentang kandungan obat burung dan efeknya terhadap burung.

Semoga bermanfaat, salam Kicaumania...
 

Hotline Smart MasteringProduk Suplemen Smart Mastering

Smart CATALYST, penghilang racun di tubuh BurungSmart CATALYST, penghilang racun di tubuh BurungSmart CATALYST, penghilang racun di tubuh BurungSmart CATALYST, penghilang racun di tubuh BurungSmart CATALYST, penghilang racun di tubuh BurungSmart CATALYST, penghilang racun di tubuh BurungSmart CATALYST, penghilang racun di tubuh BurungApakah artikel ini menarik?

 Mohon bantuannya untuk share ke teman-teman Kicaumania lain di FACEBOOK dengan meng-klik  FB Share  

Terima Kasih